Mahasiswa Universitas Papua Kuliah Lapangan di PT Pertamina EP Papua Field

22 April 2015

Foto : Suasana pembelajara para mahasiswa Papua di PT Pertamina EP Papua Field.

Klamono - Mahasiswa D3 Teknik Perminyakan dan Gas Bumi Universitas Papua (Unipa) melaksanakan kuliah lapangan di PT Pertamina EP Asset 5 Papua Field (PEP Papua Field) pada Senin dan Selasa (20-21/4/2015). Dengan didampingi 3 dosen dan 4 asisten kuliah lapangan, sejumlah 40 mahasiswa petroleum engineer berkunjung kekantor dan sejumlah fasilitas operasi produksi Papua Field. Hadir pula Kepala Urusan Humas Perwakilan SKK Migas Wilayah Papua-Maluku, Otniel Wafom, dalam kegiatan tersebut. Hari pertama kuliah lapangan diisi dengan materi overview kegiatan operasi produksi Papua Field.

Sebelum materi overview diberikan, rombongan Unipa disambut Field Manager, Sumadi Paryoto, didampingi sejumlah asisten manajer dan staf Papua Field. Setelah sambutan, dilanjutkan dengan overview kegiatan operasi produksi PEP Papua Field oleh Petroleum Engineering Assistant Manager, Nugroho Susetyo, dan kunjungan ke terminal pengumpul produksi sebelum minyak mentah dikapalkan.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi lapangan produksi Klamono. Didampingi Main Gathering Station Operator, Saiful Irianto, rombongan Unipa diajak untuk mengamati aktivitas work over di sumur KLO-61 menggunakan rig hoist KSF-02, melihat sumur yang menggunakan teknologi sucker rod pump (SRP) dan electric submersible pump (ESP), mengunjungi Stasiun Pengumpul 4 (SP 4), dan melihat aktivitas di Pusat Pengumpul Produksi (PPP) sebelum minyak mentah dipompa ke terminal di Kota Sorong.

Dalam sambutannya, Sumadi Paryoto menyampaikan agar kuliah lapangan ini dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk bertanya dan menimba ilmu tentang perminyakan. “Silakan bertanya sebanyak mungkin untuk menambah pengetahuan adik-adik. Selain itu, patuhi peraturan di setiap fasilitas yang dikunjungi. Hindari bersentuhan dengan benda-benda mudah terbakar dan benda-benda berbahaya. Tanyakan kepada pengawas di lapangan, apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Agnes Hesti Aprillia Lettu, salahsatu peserta kuliah lapangan, menyampaikan bahwa kuliah ini sangat bermanfaat baginya. ”Kami mendapat gambaran sebenarnya tentang dunia perminyakan. Selama ini kami hanya mempelajari perminyakan sebatas di kelas saja. Pengalaman ini membuka wawasan kami tentang aktivitas sebenarnya di lapangan,” tukasnya.

Nur Prasetyo Ponco Nugroho, Ketua Program Studi D3 Teknik Perminyakan dan Gas Bumi, menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan manajemen Papua Field. “Kami berharap kerjasama ini dapat terus berlanjut. Tahun ini kami akan membuka kelas di Kota Sorong sehingga peminat jurusan Teknik Perminyakan tidak harus jauh-jauh kuliah di Manokwari. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan kami dalam membangun komunikasi yang baik dengan perusahaan migas di Kota dan Kabupaten Sorong,” ujarnya.

Di akhir kuliah lapangan, Papua Field menyerahkan 30 buku Mereka Yang Berpeluh: Kisah Para Pekerja Lapangan Minyak kepada rombongan Unipa. Harapannya, buku tersebut dapat menginspirasi dan membuka wawasan mahasiswa tentang bekerja di dunia migas. (Andi Njo).