Asset 3 Lakukan Studi Banding Pengelolaan CSR RU VI Balongan

05 Maret 2018

Balongan - Keberhasilan Refinery Unit (RU) VI Balongan memperoleh Proper Emas selama tiga kali berturut-turut, mendorong PT Pertamina EP Asset 3 yang bertetangga dengan RU VI Balongan untuk melakukan studi banding. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (2/3) diikuti oleh tim CSR dari Asset 3, Jatibarang Field, Subang Field, dan Tambun Field. Sekitar 25 orang rombongan yang mengikuti kegiatan ini juga diramaikan oleh partisipasi para mitra binaan dan Community Development Officer (CDO) dari masing-masing field.

Kegiatan diawali dengan overview seputar pelaksanaan Program CSR 2017 yang dilaksanakan oleh RU VI Balongan di Wisma Patra, Kompleks Perumahan RU VI Balongan. Presentasi overview disampaikan oleh Rustam Aji, Manager Communication & CSR yang dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab dengan tim CSR RU VI Balongan.

Setelah sesi tanya jawab, kegiatan berlanjut dengan kunjungan lapangan ke Program Bantuan Jamur Tiram dan Rumah Berdikari di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu. Kunjungan ini dimanfaatkan seluruh peserta untuk menggali lebih dalam pelaksanaan program CSR dan berdiskusi langsung dengan para penerima manfaat. Dalam kesempatan ini, peserta juga merasakan hasil olahan berbahan mangrove, seperti: peyek mangrove, kopi mangrove, wedang pesisir, sirup mangrove, dan sayuran urap mangrove.

Sesi terakhir, seluruh peserta mengunjungi Ekowisata Mangrove yang berada di Desa Karangsong, Kabupaten Indramayu. Dengan menggunakan perahu menuju hutan konservasi mangrove, peserta juga diajak untuk trekking jembatan mengelilingi kawasan hutan mangrove Karangsong sepanjang 1, 4 km. Kawasan ekowisata Karangsong sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang memadai. Mulai dari toilet, mushola, gazebo, spot untuk foto, lorong tanaman cemara, dan bangku-bangku yang menghadap pantai.  

“Dulu hutan mangrove ini merupakan laut karena dampak dari abrasi Laut Jawa. Setelah kami coba tanam mangrove dari tahun 2008 secara berkelanjutan hingga 2014. Akhirnya terbentuklah kawasan ekowisata mangrove karangsong seperti sekarang,†terang penggiat lingkungan mangrove Karangsong, Eka Tarika. (zr)