President Director PEP Tingkatkan Motivasi Pekerja Sanga-Sanga Melalui Dialog dan Diskusi

05 Juni 2017

Kutai KartanegaraPresident Director PT Pertamina EP (PEP) Nanang Abdul Manaf, berkunjungke kantor PT Pertamina EP Asset 5 Sanga-Sanga Field (PEP Sanga-Sanga) di Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Rabu (31/5). Dalam kunjungan tersebut, President Director PEP didampingi oleh Production & Operation Director Chalid Said Salim, VP Exploitation Wit Mulya, VP Legal & Relation Edy Sunaedy, Public Relation Manager Muhammad Baron, Government Relation & Formalities Manager Asep Sulaeman, staf Legal & Relation Tommi W. Swasono. Turut hadir dalam kunjungan tersebut segenap manajemen PT Pertamina EP Asset 5 (PEP Asset 5). Kunjungan President Director dan tim disambut oleh Asset 5 General Manager Irwan Zuhri yang sebelumnya menjabat sebagai Sanga-Sanga Field Manager beserta para pekerjadi PEP Sanga-Sanga. Kunjungan tersebut diisi dengan dialog dan diskusi antara direksi PEP dengan para pekerja PEP Sanga-Sanga. Diskusi diawali dengan safety briefing, dilanjutkan dengan pemaparan tentang Sanga-Sanga Field oleh Production & Operation Assistant Manager Yeni Kuswanto, diskusi dan tanya jawab dengan pekerja, dan diakhiri dengan berfoto bersama.

Dalam arahan yang diberikan kepada pekerja, Nanang Abdul Manaf menekankan tentang bekerja secara efisien di setiap bidang. “Kita buat target untuk setiap pekerjaan yang kita lakukan. Setelah itu, kita monitor prosesnya. Monitoring sering dilakukan untuk memastikan bahwa target yang kita tetapkan benar-benar dapat kita raih. Kita penuhi target produksi sedari awal tahun sehingga ke depannya pekerjaan kita menjadi lebih ringan. Disamping itu, setiap pekerjaan yang kita lakukan harus bisa dipertanggungjawabkan, baik secara engineering, pembiayaan, dan moral,” ujar Nanang.

Production & Operation Director PEP Chalid Said Salim turut berpesan kepada para pekerja Sanga-Sanga Field. “Dalam melaksanakan aktivitas operasi, safety tetap menjadi prioritas utama. Khususnya kepada para pekerja Sanga-Sanga Field yang aktivitas operasinya bersinggungan dengan aktivitas operasi pertambangan umum”, ungkapnya.

Workover-Well Service Assistant Manager Despredi Akbar dalam sesi diskusi menanyakan bagaimana cara agar target produksi dapat dipenuhi di awal tahun. “Bagaimana cara kita tancap gas memenuhi target produksi di awal tahun?” Nanang Abdul Manaf menjawab bahwa pada dasarnya diperlukan perencanaan multiyear. “Kita rancang program jangka panjang kita, kemudian untuk eksekusinya kita buat step by step setiap tahunnya. Sebagai ilustrasi, kita bisa lakukan pemboran di bulan September atau Oktober dan hasilnya nanti akan kita nikmati di bulan Januari,” pungkas Nanang. (Andi Njo)