President Director PEP Sambangi Pekerja Asset 5

05 Juni 2017

BalikpapanPresident Director PT Pertamina EP (PEP) Nanang Abdul Manaf, blusukan ke kantor PT Pertamina EP Asset 5 (PEP Asset 5) di Balikpapan pada Selasa (30/5). Dalam kunjungan tersebut, President Director PEP didampingi oleh Production & Operation Director Chalid Said Salim, VP Exploitation Wit Mulya, VP Legal & Relation Edy Sunaedy, Public Relation Manager Muhammad Baron, Government Relation & Formalities Manager Asep Sulaeman, dan staf Legal & Relation Tommi W. Swasono. Kunjungan President Director dan tim disambut oleh Asset 5 General Manager Irwan Zuhri beserta para field manager di wilayah operasi Asset 5. Kunjungan diawali dengan office tour dan menyapa para pekerja di PEP Asset 5, dilanjutkan dengan salat zuhur bersama pekerja, dan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab dengan pekerja setelah salat zuhur. Sekitar tidak kurang dari 70 orang pekerja mengikuti pemaparan yang disampaikan oleh President Director.

Dalam diskusi dengan pekerja, Nanang Abdul Manaf memaparkan tentang pentingnya fokus pada hal yang sedang dikerjakan. ”Di dalam bekerja, kita perlu menentukan wildly important goal. Semua yang kita kerjakan penting namun diantara hal tersebut pasti ada yang jauh lebih penting untuk dikerjakan. Goal yang sangat penting untuk kita raih adalah peningkatan produksi. Lapangan Bunyu masih menyimpan potensi produksi yang besar. Namun grafik produksi menunjukkan amplitudo produksi Lapangan Bunyu cukup besar. Kita perlu memfokuskan bagaimana caranya agar amplitudo produksi Lapangan Bunyu semakin kecil. Sedangkan untuk lapangan-lapangan lain yang amplitudo produksinya kecil, kita percayakan kepada field manager dan tim untuk mengelolanya,” ujar Nanang.

Sebelum menutup pengarahan, Nanang juga berpesan kepada seluruh pekerja agar mempelajari kesuksesan-kesuksesan yang pernah diraih PEP. “Kita petakan polanya, kita pelajari dan pahami kondisinya. Dengan memetakan, mempelajari, dan memahami, diharapkan kita bisa mengulangi kesuksesan-kesuksesan itu di masa yang akan datang,” tukasnya. (Andi Njo)