Gas PT Pertamina EP Subang Field Resmi Dialirkan ke Warga Subang dan SPBG

17 April 2017

Narendra Widjajanto selaku Finnance & Bussiness Director PT Pertamina EP mendampingi Dirjen Migas, IGN Wiratmaja, Komisi VII DPR RI, Bupati Subang, dan PT Pertamina (Persero) selaku pengelola Jargas meresmikan instalasi jargas, Jumat (07/04)

Subang -  Sejak tiga pekan lalu 22 Maret 2017 warga Kelurahan Cidahu dan Kelurahan Dangdeur, Kecamatan Pegaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat telah menggunakan jaringan gas untuk rumah tangga (jargas) program Ditjen Migas, Kementerian ESDM.  

4000 sambungan Rumah tangga (SR) jaringan gas untuk rumah tangga dialiri gas secara bertahap melalui proses konversi kompor warga. Jumat (7/4) Narendra Widjajanto selaku Finnance & Bussiness Director PT Pertamina EP mendampingi Dirjen Migas, IGN Wiratmaja, Komisi VII DPR RI, Bupati Subang, dan PT Pertamina (Persero) selaku pengelola Jargas meresmikan instalasi jargas di rumah warga yang telah dipasang instalasi jargas.

Program gas kota ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam program diversifikasi Bahan Bakar Minyak ke Gas serta pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan dalam negeri,". Pemerintah tengah terus mengupayakan untuk pembangunan 300.000 jaringan gas untuk rumah tangga diseluruh indonesia pada tahun 2019, untuk memberikan energi berkeadilan jelas Wirat.

Pembangunan Jargas Subang dibiayai melalui dana APBN yang pengelolaannya diserahkan kepada Pertamina. Untuk pengelolaan Jargas Subang tersebut, Pertamina menunjuk afiliasinya, yakni PT Pertagas Niaga (PTGN) untuk mengoperasikan jargas.

Jaringan gas kota Subang ini mendapatkan pasokan gas dari sumur PT Pertamina EP Subang Field dengan alokasi 0,2 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari. Gas ini akan mengalir secara kontinyu dan dapat diakses 24 jam oleh pengguna jaringan gas kota. "Hal ini merupakan komitmen kami untuk mendukung program pemerintah. Kami siap menjalankan tugas sesuai dengan alokasi yang ditetapkan oleh SKK Migas, sehingga masih terbuka kemungkinan gas dari Pertamina EP ini mengaliri Sambungan Rumah Tangga dengan jumlah yang lebih banyak", kata Armand Mel Hukom selaku Subang Field Manager.

Pertamina berkomitmen dalam mengelola gas bumi untuk masyarakat memberikan pelayanan terbaik mulai dari penyediaan pasokan gasnya di hulu hingga mendukung pengembangan infrastruktur gas bumi di Indonesia, termasuk untuk masyarakat konsumen rumah tangga maupun transportasi, "kata Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito.

"Salah satu keunggulan jargas adalah mengalir kontinyu 24 jam. Tekanan serta berat jenisnya kecil jadi warga tak perlu khawatir dengan keamanannya," tambah Wirat.

Pertamina menargetkan hingga tahun 2017 dapat membangun dan mengoperasikan jargas penugasan dari Kementerian ESDM dan pengembangan dari Pertamina hingga 130.880 SR di berbagai kota/kabupaten.

Selain meninjau instalasi jaringan gas kota, Dirjen Migas dan Komisi VII DPR juga meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Subang yang juga dibangun dengan menggunakan dana APBN. Untuk menarik minat masyarakat agar beralih menggunakan Bahan Bakar Gas jenis CNG, pemerintah telah mendistribusikan 82 unit konverter kit kepada mobil-mobil dinas Pemerintah Kabupaten Subang dan rencana pada tahun 2017 akan mendistribusikan sekitar 100 unit konverter kit .

Dengan adanya infrastruktur gas yang dibangun oleh Pemerintah, diharapkan kehadiran PT Pertamina EP Subang Field semakin  memberikan manfaat energi berkeadilan bagi masyarakat. (pep)