10 April 2014

Dengan didampingi General Manager Asset 5 Abdul Chalik dan Field Manager Bunyu Rizal Wisnu Wathan, President Director PT Pertamina EP Adriasyah mengunjungi fasilitas produksi EPF 1 yang terletak di Field Bunyu, Kalimantan Utara (7/4/2014). Tujuan Management Walkthrough juga sekaligus untuk bersilaturahmi dengan para pekerja Pertamina EP Asset 5 Field Bunyu. 

Foto : Foto : Dengan didampingi General Manager Asset 5 Abdul Chalik dan Field Manager Bunyu Rizal Wisnu Wathan, President Director PT Pertamina EP Adriasyah mengunjungi fasilitas produksi EPF 1 yang terletak di Field Bunyu, Kalimantan Utara (7/4/2014). Secara basic fasilitas sudah memenuhi syarat, akan tetapi masih ditemukannya ruang untuk diperbaiki, terutama masalah kebersihan.(Zaky/PEP Channel)

Foto : Tujuan management walkthrough ke Field Bunyu adalah untuk meninjau langsung fasilitas produksi. Serta bersilaturahmi ke seluruh pekerja di Field Bunyu, Bunyu (7/4/2014).(Zaky/PEP Channel)


Foto :  Setelah berkunjung dari EPF 1 management walkthrough dilanjutkan meninjau Rig N 80UE/22 milik PDSI, dengan lokasi BN-1309 dan sumur BN-41 Bunyu (7/2/2014). Dalam lawatannya President Director PT Pertamina EP Adriansyah mengatakan, wilayah timur Indonesia khususnya Asset 5 menjadi fokus peningkatan produksi. (Zaky/PEP Channel)


Foto : Pada ujicobanya sumur BN-41 menghasilkan minyak sebanyak 1921 barel oil per day (BOPD) dan gas 0,958 mmscfd, Bunyu (7/4/2014). Pada tahun 2014 ini Field Bunyu menargetkan akan ada penambahan sekitar delapan sumur baru.(Zaky/PEP Channel)

Foto : Berfoto bersama para pekerja Asset 5 Field Bunyu. (Zaky/PEP Channel)

Foto : Dalam lawatannya ke Field Bunyu tim top management juga bertatap muka dengan pekerja. Sharing diskusi ini bertujuan untuk mendengarkan pengalaman selama berada di pulau Bunyu, (7/4/2014). (Zaky/PEP Channel)

Foto : President Director PT Pertamina EP  Adriyansyah dan Production & Operation Director Beni J Ibradi mengapresiasi para pekerja yang sudah mendedikasikan hidupnya di pulau Bunyu, salah satu pulau terpencil dengan fasilitas yang terbatas. Oleh karena itu Adriansyah meminta kepada management agar fasilitas di tempat yang jauh bisa diberikan fasilitas terbaik, walaupun pekerja berada di posisi yang jauh namun bisa menjadi posisi yang terdekat dengan top management, Bunyu (7/4/2014). (Zaky/PEP Channel)